|
Apa Kata Mereka tentang Ensiklopedi Muhammad?
“Bagi siapa
pun yang berkeinginan untuk memahami kekuatan sesungguhnya dari
pengaruh Islam terhadap sejarah kemanusiaan, tidak ada cara yang lebih
baik selain dengan mempelajari kehidupan Sang Pembawa Islam dengan
saksama dan objektif. Mr. Afzalur Rahman dengan meletakkan sudut
pandang kepada Muhammad Saw. sebagai manusia dan pembawa risalah Allah,
penuntun umat manusia, kepala pemerintahan dan negarawan, serta
pemimpin militer, telah mencoba untuk menyajikan bahwa dalam beberapa
aspek kehidupan tersebut, teladan yang ditampilkan seorang Nabi dapat
menerangi jalan setapak yang berujung pada pemenuhan diri dan
keberhasilan. Saya sangat menghargai Mr. Afzalur Rahman serta The
Muslim Schools Trust, tempat beliau menjabat sebagai Deputi Sekretaris
Jenderal, atas inisiatif mereka. Semoga upaya-upaya mereka dianugerahi
keberhasilan.”
— Dr. Abdullah O. Nassef,Sekretaris Jenderal Rabitha ‘Alam-i-Islamia, MakkahMantan Presiden Universitas King Abdulaziz, Jeddah, Saudi Arabia
“Allamah
Afzalur Rahman, ketika menyediakan diri memikul tugas untuk menulis
sebuah ensiklopedia sirah, sesungguhnya sedang melakukan suatu
kebaktian yang sangat besar bagi Islam. Ini sebuah upaya yang
fundamental dan signifikan, disumbangkan oleh seorang Muslim yang
berkomitmen, yang telah berketetapan untuk mengabdikan usianya demi
karya monumental ini. Ketika para pembaca Muslim mengikuti
penjelasannya sepanjang ensiklopedia ini, mereka akan merasa bahwa
Afzalur Rahman sedang menuntun mereka ke jalan yang benar, serta
menyediakan bagi mereka informasi-informasi yang sangat jarang dihimpun
dalam satu karya. Dia telah mempelajari dan merujuk semua bahan
otoritatif berbahasa Arab dan mampu mempresentasikan informasi ini
dengan bahasa yang akurat dan mudah dipahami.”
—Dr. M.A. Zaki Badawi,The Islamic Cultural Centre, London
“Melalui
telaah mendalam dan luas dari Dr. Afzalur Rahman, karya ini tentunya
memperkaya khazanah perpustakaan keislaman di Indonesia, khususnya
untuk berpikir dengan rasio dan zikir melalui nurani tentang
nilai-nilai universal yang dibutuhkan manusia. Majelis Ulama Indonesia
menyambut baik dan menyampaikan penghargaan kepada semua pihak atas
kehadiran buku ini, semoga dapat memberikan nilai lebih, menambah
wawasan dan rujukan untuk mencapai sukses bangsa Indonesia penuh limpah
berkat dan rahmat Ilahi dalam menghadapi era perdagangan yang merambah
segenap penjuru dunia.”
—K.H. Hasan Basri,Ketua Majelis Ulama Indonesia(sambutan untuk buku Muhammad sebagai Pedagang, jilid 3 ensiklopedia ini)
“Kehadiran
(buku) Muhammad sebagai Pedagang diharapkan dapat memberi pelajaran dan
wawasan yang lebih luas bagi para pembaca berkenaan dengan cara-cara
beliau melakukan perniagaan. Nilai-nilai Islami dalam konsep perniagaan
Rasulullah yang kala itu jenis perniagaannya masih bersifat
“sederhana”, kiranya dapat disajikan dalam buku ini secara lebih luas
dan dapat mendasari sistem perdagangan yang berlaku pada saat ini,
dalam skala yang lebih makro dan modern. Untuk itu, kami menyambut baik
usaha menerbitkan buku ini. Mudah-mudahan dapat diambil faedah dalam
memacu dunia usaha (ekonomi) yang dilandasi oleh keimanan dan ketakwaan.
—Dr. H. Tarmizi Taher,Menteri Agama RI Kabinet Pembangunan VI (1993–1998)(sambutan untuk buku Muhammad sebagai Pedagang, jilid 3 ensiklopedia ini)
“Dengan
diterjemahkannya buku ini, umat Islam di Indonesia sepatutnya bersyukur
karena khazanah pengetahuan kita tentang tokoh sentral seperti Nabi
Muhammad Saw. semakin luas. Demikianlah kiranya sambutan saya dan
semoga usaha yang mulia ini mendapat ridha Allah Swt. dan memperkuat
tekad bangsa Indonesia menjadi Bangsa Saudagar.”
—Mar’ie Muhammad,Menteri Keuangan RI Kabinet Pembangunan VI (1993–1998) (sambutan untuk buku Muhammad sebagai Pedagang, jilid 3 ensiklopedia ini)
|