Tahukah kita mengapa
kita harus mengenalkan, mengajarkan dan mendekatkan anak kita kepada Nabi
pujaan, Muhammad SAW? Tidak lain—salah satunya—adalah lantaran panggilan keimanan kita
kepada Beliau Rasulullah Muhammad SAW. Tentu saja kita yang telah dewasa sangat jauh berbeda pendekatan
keimanan kita kepada Nabi akhir zaman ini yang kita dasarkan pada fakta tak
terbantahkan dengan argumentasi rasional. Tidak demikian dengan anak-anak kita.
Anak-anak dan remaja membutuhkan figur tokoh yang menjadi idola mereka. Seorang
tokoh pujaan yang menjadi obor dan inspirator psikokologis mereka yang masih
sangat labil.
Karena itulah, sedari kecil
memunculkan figure tokoh panutan yang benar sangat krusial karena akan
menentukan orientasi hidup si anak kelak. Di tengah gelombang media non-islamimenyerang gerenasi anak-anak dan remaja
dengan tokoh-tokoh kartun dan bintang-bintang film (sinetron), memunculkan
sosok idola Para Nabi Allah SWT, khususnya Muhammad SAW, bukanlah pekerjaan yang
mudah. Realitas empiris di zaman ini, anak-anak dan remaja lebih hafal dan
fasih tokoh kartun idola, bintang film idola, dibanding Nabi Muhammad SAW.
Cobalah sekali waktu menanyakan pertanyaan sederhana kepada anak dan remaja
kita: berapa kalikah Nabi Muhammad melaksanakan ibadah hajji selama masa hidup
beliau? Banyak dari mereka bahkan kita yang dewasa tidak tahu.
Nah, sadarlah kita
ternyata kita perlu mencari cara bagaimanakita mengenalkan dan mengajarkan anak dan remaja kita pada Rasulullah
Muhammad SAW. Media bacaan yang
rekreatif dan menyenangkan—tetapi tidak meninggalkan kualitasnya—bisa menjadi
alternatif. Jatuhlah pilihan kita itu pada KOMIK SEJARAH RASULULLAH MUHAMMAD
SAW. Tanpa melebih-lebihkan, banyak sekali buku-buku komik ditulis orang dengan
beragam tokoh dan cerita. Tetapi belum banyak orang menyajikan kisah perjalanan
hidup Sang Nabi Akhir Zaman ini dalam desain komik.
Tentu, di sana sini
penulis dan penerbit banyak melakukan simplifikasi lantaran kompleksitas
setting dan detil cerita tidaklah mampu terwakili oleh gambar –gambar komik.
Dan itu sangat disadari oleh penulis. Tetapi, semangat menghadirkan cerita yang
memikat dengan gambar yang illustratifdan impressif patut diacungi jempol. Hemat kami, anak-anak dan
remaja—bahkan orang dewasa—akan sangat suka membaca buku ini. Tidak saja sajian
bahasa yang ringan, lancar dan enak dibaca, tetapi yang lebih penting konten
tokoh, setting dan cerita adalah fakta sejarah secara riil, bukan fiktif atau
imaginatif. Dan di point inilah salah satu kelebihan buku komik ini: yakni
tokoh sentral Sang Nabi Muhammad SAW dan para sehabat Beliau serta semua
kejadian yang menyertainya adalah benar-benar sejarah empiris masa lalu di
kurun 7 Masehi.
Maka, buku komik Nabi
Muhammad ini menjadi alternatif media yang diharapkan mampu mendekatkan anak
dan remaja kita untuk lebih mencintai Pujaan abadi setiap pribadi muslim di
dunia dan akherat. Memasukkan puncak kesadaran seperti ini sedari masa
anak-anak tentu akan lebih efektif dan sangat membekas. Ingatlah peribahasa
klasik Arabia: belajar di masa tua itu ibarat melukis di atas air, tapi belajar
sedari kecil itu ibarat melukis di atas batu. Nah, selamat membaca?
12 SERI KOMIK NABI MUHAMMAD SAW
dengan judul-judul sbb :
1. Leluhur Rasulullah
2. Kelahiran Sang Nabi
3. Masa Kanak-Kanak
4. Al-Amin Yang Dipercaya
5. Para Pelopor
6. Isra’ Mi’raj
7. Hijrah
8. Perang di Jalan Allah
9. Seruan Masuk Islam
10. Pembebasan Kota Mekkah
11. Haji Perpisahan
12. Wafatnya Sang Nabi
·Mengajak untuk
menapaktilasi siroh (perjalanan hidup dan perjuangan) Nabi Muhammad SAW yang
penuh ibroh
·Dikemas dalam
bentuk komik dengan ilustrasi yang menarik sehingga bisa menarik minat baca di
kalangan anak-anak dan remaja
·Disajikan dalam
bentuk yang ringan, mudah dicerna dan imajinatif